<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-405463854961508481</id><updated>2011-11-28T07:00:52.298+07:00</updated><title type='text'>Ricky Manik</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ricky-manik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ricky-manik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>yayasanlangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06370650942872957511</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp0.blogger.com/_L3ZKGKa1bCo/R2c8fYdaarI/AAAAAAAAAAg/BMS_NpM23As/S220/15488609158963m.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-405463854961508481.post-4414110332654628866</id><published>2008-06-03T10:59:00.000+07:00</published><updated>2008-06-03T11:06:41.103+07:00</updated><title type='text'>Tujuh Kata</title><content type='html'>oleh: Mary Ann Bird&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu aku berbeda dari anak-anak lain. Dan aku amat membencinya. Ketika aku mulai bersekolah, teman-teman selalu mengejekku, maka aku semakin tahu perbedaan diriku. Aku dilahirkan dengan cacat. Langit-langit mulutku terbelah.Ya, aku adalah seorang gadis kecil dengan bibir sumbing, hidung bengkok, gigi yang tak rata. Bila berbicara suaraku sumbang, sengau dan kacau. Bahkan aku tak bisa meniup balon bila tak kupejet hidungku erat-erat. &lt;br /&gt;Jika aku minum menggunakan sedotan, air akan mengucur begitu saja lewat hidungku. Bila ada teman sekolahku bertanya, "Bibirmu itu kenapa?" Aku katakan bahwa ketika bayi&lt;br /&gt;aku terjatuh dan sebilah pecahan beling telah membelah bibirku. &lt;br /&gt;Sepertinya aku lebih suka alasan ini daripada mengatakan bahwa aku cacat semenjak lahir. Saat berusia tujuh tahun aku yakin tidak ada orang selain keluargaku yang mencintai aku. Bahkan tidak ada yang mau menyukaiku.&lt;br /&gt;Saat itu aku naik ke kelas dua dan bertemu dengan bu Leonard. Aku tak tahu apa nama lengkapnya. Aku hanya memanggilnya bu Leonard. Beliau berparas bundar, cantik dan selalu harum. Tangannya gemuk. Rambutnya coklat keperakan. Matanya hitam lembut yang senantiasa tampak tersenyum meski bibirnya tidak. Setiap anak menyukainya. Tetapi tak ada yang menyintainya lebih daripada aku. Dan aku punya alasan tersendiri untuk itu.&lt;br /&gt;Pada suatu ketika sekolah melakukan test kemampuan pendengaran; yaitu mendengar kata yang dibisikkan dengan satu telinga ditutup bergantian. Terus terang sulit bagiku &lt;br /&gt;untuk mendengar suara-suara dengan satu telinga. Tidak ada orang yang tahu akan cacatku yang satu ini. Aku tak mau gagal pada test ini lalu menjadi satu-satunya anak dengan segala cacat di sekujur tubuhnya. Maka aku mencari akal untuk menyusun rencana curang. Aku perhatikan setiap murid yang ditest. Test berlangsung demikian: setiap murid diminta berjalan ke pintu kelas, membalikkan tubuh, menutup satu telinganya dengan jari, kemudian bu guru akan membisikkan sesuatu dari meja tulisnya. Lalu murid diminta untuk mengulangi perkataan bu guru. Hal yang sama dilakukan pada telinga yang satunya. Aku menyadari ternyata tak ada seorang pun yang mengawasi apakah telinga itu ditutup dengan rapat atau tidak. Kalau begitu aku akan berpura-pura saja menutup telingaku. Selain itu aku tahu dari cerita murid-murid yang lain bu guru biasanya membisikkan kata-kata seperti, "Langit itu biru" atau "Apakah kau punya sepatu baru?".&lt;br /&gt;Kini tiba pada giliran terakhir, giliranku. Aku berjalan ke luar kelas, membalikkan tubuh lalu menutup telingaku yang cacat itu dengan kuat tetapi kemudian perlahan-lahan merenggangkannya sehingga aku bisa mendengar kata-kata yang dibisikkan oleh &lt;br /&gt;bu guru. Aku menunggu dengan berdebar-debar kata-kata apa yang akan dibisikkan oleh bu Leonard. Dan bu Leonard, bu guru yang cantik dan harum, bu guru yang aku cintai itu, membisikkan tujuh buah kata yang aku telah mengubah hidupku selamanya. Ia berbisik dengan lembut, "Maukah kau jadi putriku, wahai gadis manis?" Tanpa sadar aku berbalik, berlari, memeluk bu Leonard erat-erat, dan membiarkan seluruh air mataku tumpah di tubuhnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/405463854961508481-4414110332654628866?l=ricky-manik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ricky-manik.blogspot.com/feeds/4414110332654628866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=405463854961508481&amp;postID=4414110332654628866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/4414110332654628866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/4414110332654628866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ricky-manik.blogspot.com/2008/06/tujuh-kata.html' title='Tujuh Kata'/><author><name>yayasanlangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06370650942872957511</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp0.blogger.com/_L3ZKGKa1bCo/R2c8fYdaarI/AAAAAAAAAAg/BMS_NpM23As/S220/15488609158963m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-405463854961508481.post-2891618205852654827</id><published>2008-06-03T09:29:00.000+07:00</published><updated>2008-06-03T09:33:38.697+07:00</updated><title type='text'>Ada Sebuah Kampung</title><content type='html'>Ada sebuah kampung di pedalaman Tanah Jawa. Di situ ada seorang perempuan &lt;br /&gt;tua yang sangat kuat beribadat. Pekerjaannya ialah membuat tempe dan menjualnya &lt;br /&gt;di pasar setiap hari. Ia merupakan satu-satunya sumber&lt;br /&gt;pendapatannya untuk menyara hidup. Tempe yang dijualnya merupakan tempe &lt;br /&gt;yang dibuatnya sendiri.&lt;br /&gt;Pada suatu pagi, seperti biasa, ketika beliau sedang bersiap-siap untuk &lt;br /&gt;pergi menjual tempenya, tiba tiba dia tersedar yang tempenya yang diperbuat &lt;br /&gt;daripada kacang soya hari itu masih belum menjadi, separuh jadi. Kebiasaannya &lt;br /&gt;tempe beliau telah masak sebelum bertolak. Diperiksanya beberapa bungkusan &lt;br /&gt;yang lain. Ternyatalah memang kesemuanya belum masak lagi.&lt;br /&gt;Perempuan tua itu berasa amat sedih sebab tempe yang masih belum menjadi &lt;br /&gt;pastinya tidak akan laku dan tiadalah rezekinya pada hari itu. Dalam suasana &lt;br /&gt;hatinya yang sedih, dia yang memang kuat beribadah teringat akan firman &lt;br /&gt;Tuhan yang menyatakan bahawa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, &lt;br /&gt;bahawa bagi Tuhan tiada yang mustahil. Lalu diapun mengangkat kedua tangannya &lt;br /&gt;sambil berdoa , "Tuhan , aku memohon kepadaMu agar kacang&lt;br /&gt;soya ini menjadi tempe. Amin"&lt;br /&gt;Begitulah doa ringkas yang dipanjatkan dengan sepenuh hatinya. Dia sangat&lt;br /&gt;yakin bahwa Tuhan pasti mengabulkan doanya. Dengan tenang perempuan tua &lt;br /&gt;itu&lt;br /&gt;menekan-nekan bungkusan bakal tempe dengan hujung jarinya dan dia pun&lt;br /&gt;membuka sikit bungkusan itu untuk menyaksikan keajaiban kacang soya itu&lt;br /&gt;menjadi tempe. Namun, dia termenung seketika sebab kacang tu masih tetap &lt;br /&gt;kacang soya.&lt;br /&gt;Namun dia tidak putus asa, sebaliknya berfikir mungkin doanya kurang&lt;br /&gt;jelas&lt;br /&gt;didengar oleh Tuhan. Maka dia pun mengangkat kedua tangannya semula dan&lt;br /&gt;berdoa lagi. "Tuhan, aku tahu&lt;br /&gt;bahawa tiada yang mustahil bagiMu. Bantulah aku supaya hari ini aku dapat&lt;br /&gt;menjual tempe kerana inilah mata pencarianku. Aku mohon agar jadikanlah&lt;br /&gt;kacang soyaku ini kepada tempe, Amin".&lt;br /&gt;Dengan penuh harapan dan debaran dia pun sekali lagi membuka sedikit&lt;br /&gt;bungkusan tu. Apakah yang terjadi? Dia termangu dan hairan apabila&lt;br /&gt;tempenya&lt;br /&gt;masih tetap begitu!!&lt;br /&gt;Sementara itu hari pun semakin meninggi sudah tentu pasar sudah mula&lt;br /&gt;didatangi ramai orang. Dia tetap tidak kecewa atas doanya yang belum&lt;br /&gt;terkabul. Walaubagaimanapun kerana keyakinannya yg sangat tinggi dia&lt;br /&gt;bercadang untuk tetap pergi ke pasar membawa barang jualannya itu.&lt;br /&gt;Perempuan&lt;br /&gt;tua itu pun berserah pada Tuhan dan meneruskan pemergian ke pasar sambil&lt;br /&gt;berdoa dengan harapan apabila sampai di pasar kesemua tempenya akan masak.&lt;br /&gt;Dia berfikir mungkin keajaiban Tuhan akan terjadi semasa perjalanannya &lt;br /&gt;ke&lt;br /&gt;pasar.&lt;br /&gt;Sebelum keluar dari rumah, dia sempat mengangkat kedua tangannya untuk&lt;br /&gt;berdoa. "Tuhan, aku percaya, Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku&lt;br /&gt;berjalan menuju ke&lt;br /&gt;pasar, Engkau kurniakanlah keajaiban ini buatku, jadikanlah tempe ini.&lt;br /&gt;Amin". Lalu dia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan dia tetap tidak&lt;br /&gt;lupa&lt;br /&gt;membaca doa di dalam hatinya.&lt;br /&gt;Sesampai sahaja di pasar, segera dia meletakkan barang-barangnya. Hatinya&lt;br /&gt;betul-betul yakin yang tempenya sekarang mesti sudah menjadi. Dengan&lt;br /&gt;hati yg&lt;br /&gt;berdebar-debar dia pun&lt;br /&gt;membuka bakulnya dan menekan-nekan dengan jarinya setiap bungkusan tempe&lt;br /&gt;yang ada.&lt;br /&gt;Perlahan-lahan dia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi? Tempenya masih belum menjadi!!&lt;br /&gt;Dia pun kaget seketika lalu menarik nafas dalam-dalam. Dalam hatinya&lt;br /&gt;sudah&lt;br /&gt;mula merasa sedikit kecewa dan putus asa kepada Tuhan kerana doanya tidak&lt;br /&gt;dikabulkan. Dia berasakan Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan padanya,&lt;br /&gt;inilah satu-satunya punca rezekinya, hasil jualan tempe. Dia akhirnya cuma&lt;br /&gt;duduk sahaja tanpa mempamerkan barang jualannya sebab dia berasakan bahawa&lt;br /&gt;tiada orang yang akan membeli tempe yang baru separuh menjadi.&lt;br /&gt;Sementara itu&lt;br /&gt;hari pun semakin petang dan pasar sudah mulai sepi, para pembeli sudah&lt;br /&gt;mula&lt;br /&gt;kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meninjau-ninjau kawan-kawan sesama penjual tempe, tempe mereka sudah&lt;br /&gt;hampir habis. Dia tertunduk lesu seperti tidak sanggup menghadapi&lt;br /&gt;kenyataan&lt;br /&gt;bahawa hari ini tiada hasil jualan yang boleh dibawa pulang. Namun jauh &lt;br /&gt;di&lt;br /&gt;sudut hatinya masih menaruh harapan terakhir kepada Tuhan, pasti Tuhan&lt;br /&gt;akan&lt;br /&gt;menolongnya. Walaupun dia tahu bahawa pada hari itu dia tidak akan dapat&lt;br /&gt;pendapatan langsung, namun dia tetap berdoa buat kali terakhir, "Tuhan,&lt;br /&gt;berikanlah penyelesaian terbaik terhadap tempeku yang belum menjadi ini."&lt;br /&gt;Tiba-tiba dia dikejutkan dengan teguran seorang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf ya, saya ingin bertanya, Makcik ada tak menjual tempe yang belum&lt;br /&gt;menjadi? Dari tadi saya sudah pusing keliling pasar ini untuk mencarinya&lt;br /&gt;tapi masih belum berjumpa lagi."&lt;br /&gt;Dia termenung dan terpinga-pinga seketika. Hatinya terkejut sebab sejak&lt;br /&gt;berpuluh tahun menjual tempe, tidak pernah seorang pun pelanggannya&lt;br /&gt;mencari&lt;br /&gt;tempe yang belum menjadi. Sebelum dia menjawab sapaan wanita di depannya&lt;br /&gt;itu, cepat-cepat dia berdoa di dalam hatinya "Tuhan, saat ini aku tidak&lt;br /&gt;mahu tempe ini menjadi lagi. Biarlah tempe ini seperti semula, Amin".&lt;br /&gt;Sebelum dia menjawab pertanyaan wanita itu, dia membuka sedikit daun&lt;br /&gt;penutup&lt;br /&gt;tempenya. Alangkah seronoknya dia, ternyata memang benar tempenya masih&lt;br /&gt;belum menjadi! Dia pun rasa gembira dalam hatinya dan bersyukur pada&lt;br /&gt;Tuhan.&lt;br /&gt;Wanita itu pun memborong habis kesemua tempenya yang belum menjadi itu.&lt;br /&gt;Sebelum wanita tu pergi, dia sempat bertanya wanita itu, "Mengapa hendak&lt;br /&gt;membeli tempe yang belum jadi?"&lt;br /&gt;Wanita itu menerangkan bahawa anaknya yang kini berada di England teringin&lt;br /&gt;makan tempe dari desa. Memandangkan tempe itu akan dikirimkan ke&lt;br /&gt;England, si&lt;br /&gt;ibu tadi kenalah membeli tempe yang belum jadi lagi supaya apabila&lt;br /&gt;sampai di&lt;br /&gt;England nanti akan menjadi tempe yang sempurna. Kalau dikirimkan tempe&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;sudah menjadi, nanti di sana tempe itu sudah tidak elok lagi dan&lt;br /&gt;rasanya pun&lt;br /&gt;kurang sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tua itu pun kehairanan dan berfikir rupa-rupanya doanya&lt;br /&gt;sudah pun&lt;br /&gt;dimakbulkan oleh Tuhan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/405463854961508481-2891618205852654827?l=ricky-manik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ricky-manik.blogspot.com/feeds/2891618205852654827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=405463854961508481&amp;postID=2891618205852654827' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/2891618205852654827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/2891618205852654827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ricky-manik.blogspot.com/2008/06/ada-sebuah-kampung.html' title='Ada Sebuah Kampung'/><author><name>yayasanlangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06370650942872957511</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp0.blogger.com/_L3ZKGKa1bCo/R2c8fYdaarI/AAAAAAAAAAg/BMS_NpM23As/S220/15488609158963m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-405463854961508481.post-8931550718098402848</id><published>2008-06-03T08:47:00.000+07:00</published><updated>2008-06-03T08:50:26.496+07:00</updated><title type='text'>JANGAN MENGELUH</title><content type='html'>Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu." Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini. Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu." Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu?" tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu."&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. Cerita terakhir adalah mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia. Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau berhasil selamat,saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/405463854961508481-8931550718098402848?l=ricky-manik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ricky-manik.blogspot.com/feeds/8931550718098402848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=405463854961508481&amp;postID=8931550718098402848' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/8931550718098402848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/8931550718098402848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ricky-manik.blogspot.com/2008/06/jangan-mengeluh.html' title='JANGAN MENGELUH'/><author><name>yayasanlangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06370650942872957511</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp0.blogger.com/_L3ZKGKa1bCo/R2c8fYdaarI/AAAAAAAAAAg/BMS_NpM23As/S220/15488609158963m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-405463854961508481.post-1853868517077889219</id><published>2008-06-02T13:53:00.001+07:00</published><updated>2008-06-02T13:53:42.253+07:00</updated><title type='text'>Penantian Sang Ayah</title><content type='html'>Tersebutlah seorang ayah yang mempunyai anak. Ayah ini sangat menyayangi &lt;br /&gt;anaknya. Di suatu weekend, si ayah mengajak anaknya untuk pergi ke pasar &lt;br /&gt;malam. Mereka pulang sangat larut. Di tengah jalan, si anak melepas seat &lt;br /&gt;beltnya karena merasa tidak nyaman. Si ayah sudah menyuruhnya memasang &lt;br /&gt;kembali, namun si anak tidak menurut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, di sebuah tikungan, sebuah mobil lain melaju kencang tak &lt;br /&gt;terkendali. Ternyata pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si &lt;br /&gt;ayah &lt;br /&gt;selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan &lt;br /&gt;menderita gegar otak yang cukup parah. Setelah berapa lama mendekam di &lt;br /&gt;rumah &lt;br /&gt;sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar &lt;br /&gt;apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya, &lt;br /&gt;karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa &lt;br /&gt;menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam &lt;br /&gt;saja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam &lt;br /&gt;anaknya. Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang &lt;br /&gt;hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena &lt;br /&gt;ternyata tempat 'hangat' tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yang &lt;br /&gt;terbakar hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si &lt;br /&gt;anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya &lt;br /&gt;terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa liontin yang tajam itu sudah &lt;br /&gt;berkarat., namun apa daya si anak tidak dapat mendengar, hanya dapat &lt;br /&gt;merasakan. Ia hanya bisa berharap anaknya sepenuhnya percaya kalau papanya &lt;br /&gt;hanya melakukan yang terbaik untuk anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat paling bahagia si ayah adalah saat dia mendengar anaknya &lt;br /&gt;mengutarakan perasaannya, isi hatinya. Saat anaknya mendiamkan dia, dia &lt;br /&gt;merasa tersiksa, namun ia senantiasa berada disamping anaknya, setia &lt;br /&gt;menjaganya. Dia hanya bisa berdoa dan berharap, kalau suatu saat Tuhan &lt;br /&gt;boleh &lt;br /&gt;memberi mujizat. Setiap hari jam 4 pagi, dia bangun untuk mendoakan &lt;br /&gt;kesembuhan anaknya. Setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun berlalu. Di suatu pagi yang cerah, sayup-sayup bunyi kicauan &lt;br /&gt;burung membangunkan si anak. Ternyata pendengarannya pulih! Anak itu &lt;br /&gt;berteriak kegirangan, sampai mengejutkan si ayah yg tertidur di sampingnya. &lt;br /&gt;Kemudian disusul oleh pengelihatannya. Ternyata Tuhan telah mengabulkan &lt;br /&gt;doa &lt;br /&gt;sang ayah. Melihat rambut ayahnya yang telah memutih dan tangan sang ayah &lt;br /&gt;yg &lt;br /&gt;telah mengeras penuh luka, si anak memeluk erat sang ayah, sambil berkata. &lt;br /&gt;"Ayah, terima kasih ya, selama ini engkau telah setia menjagaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, terkadang seperti Anak itulah Tingkah kita. Terkadang kita Buta &lt;br /&gt;dan Tuli, tidak mau sedikitpun mendengar dan melihat sekeliling kita. Tapi &lt;br /&gt;Tuhan sebagai AYAH YANG BAIK dan SETIA pada Kita. Dia selalu dengan Sabar &lt;br /&gt;Menuntun dan Menolong Kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/405463854961508481-1853868517077889219?l=ricky-manik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ricky-manik.blogspot.com/feeds/1853868517077889219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=405463854961508481&amp;postID=1853868517077889219' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/1853868517077889219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/1853868517077889219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ricky-manik.blogspot.com/2008/06/penantian-sang-ayah.html' title='Penantian Sang Ayah'/><author><name>yayasanlangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06370650942872957511</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp0.blogger.com/_L3ZKGKa1bCo/R2c8fYdaarI/AAAAAAAAAAg/BMS_NpM23As/S220/15488609158963m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-405463854961508481.post-4206740867238747193</id><published>2008-05-21T08:19:00.001+07:00</published><updated>2008-05-21T08:19:57.799+07:00</updated><title type='text'>Jalan Kaki, Menjinakkan Sembilan Penyakit!</title><content type='html'>Supaya Jalan Kaki Lebih membakar Kalori:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sediakan Teh Original Herbal Concentrate, selama berjalan kaki. 1 sdt&lt;br /&gt;original tea, bisa membantu membakar 200 kalori menjadi energi. Badan nggak&lt;br /&gt;loyo, malah bersemangat !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Dr. Handrawan Nadesul, Dokter Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pertama-tama tentu menekan risiko serangan jantung. Kita tahu otot&lt;br /&gt;jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang&lt;br /&gt;memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa&lt;br /&gt;henti. Untuk itu, otot jantung membutuhkan aliran darah yang lebih deras dan&lt;br /&gt;lancar. Berjalan kaki tergopoh-gopoh memperderas aliran darah ke dalam&lt;br /&gt;koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi&lt;br /&gt;dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu. Kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih&lt;br /&gt;menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh&lt;br /&gt;yang berada di sekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan&lt;br /&gt;berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung&lt;br /&gt;menjadi lebih rendah, perlengketan antarsel darah yang bisa berakibat&lt;br /&gt;gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap&lt;br /&gt;kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh.&lt;br /&gt;Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain&lt;br /&gt;dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercatat mampu&lt;br /&gt;menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-opoh terhadap stroke pangaruhnya&lt;br /&gt;belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan&lt;br /&gt;hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang&lt;br /&gt;lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke&lt;br /&gt;zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu&lt;br /&gt;perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat&lt;br /&gt;melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko&lt;br /&gt;mereka terserang stroke menurun duapertiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berat badan stabil. Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki rutin, laju&lt;br /&gt;metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh&lt;br /&gt;aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar&lt;br /&gt;oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak&lt;br /&gt;terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menurunkan berat badan juga. Ya, selain berat badan dipertahankan stabil,&lt;br /&gt;mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan&lt;br /&gt;kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gajih di&lt;br /&gt;bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup&lt;br /&gt;laju paling kurang satu jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mencegah kencing manis. Ya, dengan membiasakan berjalan kaki melaju&lt;br /&gt;sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda&lt;br /&gt;atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang&lt;br /&gt;bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive &amp; Kidney&lt;br /&gt;Diseases).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu&lt;br /&gt;minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama&lt;br /&gt;gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking),&lt;br /&gt;obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama&lt;br /&gt;manfaatnya dengan obat antidiabetes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mencegah osteoporosis. Betul. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat,&lt;br /&gt;bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, mela inka n tulang-belulang juga.&lt;br /&gt;Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh&lt;br /&gt;paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja&lt;br /&gt;untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan&lt;br /&gt;gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari&lt;br /&gt;pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium,&lt;br /&gt;sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman&lt;br /&gt;pengeroposan tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Meredakan encok lutut. Lebih sepertiga orang usia lanjut di Amerika&lt;br /&gt;mengalami encok lutut (osteoarthiris) . Dengan membiasakan diri berjalan kaki&lt;br /&gt;cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut&lt;br /&gt;bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki&lt;br /&gt;perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi&lt;br /&gt;kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang perlu diingat bagi pengidap encok tungkai atau kaki: jangan&lt;br /&gt;keliru memilih sepatu olahraga. Kita tahu, dengan semakin bertambahnya usia,&lt;br /&gt;ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis, dan cairan&lt;br /&gt;ruang sendi sudah susut. Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga&lt;br /&gt;dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot&lt;br /&gt;tubuh, terlebih pada yang gemuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila bantalan (sol) sepatu olahraganya kurang empuk, sepatu gagal berperan&lt;br /&gt;sebagai peredam goncangan (shock absorber). Itu berarti sendi tetap&lt;br /&gt;mengalami beban goncangan berat selama berjalan, apalagi bila berlari atau&lt;br /&gt;melompat. Hal ini yang memperburuk kondisi sendi, lalu mencetuskan serangan&lt;br /&gt;nyeri sendi atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang berisiko&lt;br /&gt;terkena gangguan sendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya nyeri sendi sehabis melakukan kegiatan berjalan kaki, bisa jadi&lt;br /&gt;lantaran keliru memilih jenis sepatu olahraga. Sepatu bermerek menentukan&lt;br /&gt;kualitas bantalannya, selain kesesuaian anatomi kaki. Kebiasaan berjalan&lt;br /&gt;kaki tanpa alas kaki, bahkan di dalam rumah sekalipun, bisa memperburuk&lt;br /&gt;kondisi sendi-sendi tungkai dan kaki, akibat beban dan goncangan yang harus&lt;br /&gt;dipikul oleh sendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien&lt;br /&gt;dengan status depresi. Berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat&lt;br /&gt;antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal tarbebas dari depresi&lt;br /&gt;dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kanker juga dapat dibatalkan muncul bila kita rajin berjalan kaki,&lt;br /&gt;setidaknya jenis kanker usus besar (colorectal carcinoma). Kita tahu,&lt;br /&gt;bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar&lt;br /&gt;lebih tertib. Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama&lt;br /&gt;di saluran pencernaan. Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki&lt;br /&gt;terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/405463854961508481-4206740867238747193?l=ricky-manik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ricky-manik.blogspot.com/feeds/4206740867238747193/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=405463854961508481&amp;postID=4206740867238747193' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/4206740867238747193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/4206740867238747193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ricky-manik.blogspot.com/2008/05/jalan-kaki-menjinakkan-sembilan.html' title='Jalan Kaki, Menjinakkan Sembilan Penyakit!'/><author><name>yayasanlangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06370650942872957511</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp0.blogger.com/_L3ZKGKa1bCo/R2c8fYdaarI/AAAAAAAAAAg/BMS_NpM23As/S220/15488609158963m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-405463854961508481.post-3554646315282127539</id><published>2008-05-21T07:52:00.000+07:00</published><updated>2008-05-21T07:53:57.695+07:00</updated><title type='text'>Sebelum dan Sesudah Menikah</title><content type='html'>Sebelum menikah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok: Ya. Akhirnya. Sangat berat bagi saya menunggunya lagi.&lt;br /&gt;Cewek: Apakah kamu ingin meninggalkan saya ?&lt;br /&gt;Cowok: TIDAK ! Jangan kamu pernah memikirkannya.&lt;br /&gt;Cewek: Apakah kamu mencintaiku ?&lt;br /&gt;Cowok: Tentu !&lt;br /&gt;Cewek: Apakah kamu pernah selingkuh ?&lt;br /&gt;Cowok: TIDAK ! Mengapa kamu bertanya begitu ?&lt;br /&gt;Cewek: Akankah engkau menciumku ?&lt;br /&gt;Cowok: YA!&lt;br /&gt;Cewek: Akankah engkau memukulku ?&lt;br /&gt;Cowok: TIDAK MUNGKIN ! Saya bukan orang yang kayak gitu !&lt;br /&gt;Cewek: Bisakah saya mempercayaimu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang sudah menikah, kamu dapat membacanya dari bawah ke atas&lt;br /&gt;!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/405463854961508481-3554646315282127539?l=ricky-manik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ricky-manik.blogspot.com/feeds/3554646315282127539/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=405463854961508481&amp;postID=3554646315282127539' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/3554646315282127539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/3554646315282127539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ricky-manik.blogspot.com/2008/05/sebelum-dan-sesudah-menikah.html' title='Sebelum dan Sesudah Menikah'/><author><name>yayasanlangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06370650942872957511</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp0.blogger.com/_L3ZKGKa1bCo/R2c8fYdaarI/AAAAAAAAAAg/BMS_NpM23As/S220/15488609158963m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-405463854961508481.post-824186860642394522</id><published>2008-05-21T07:48:00.000+07:00</published><updated>2008-05-21T07:50:55.301+07:00</updated><title type='text'>Today</title><content type='html'>TODAY ..&lt;br /&gt;I will not strike back&lt;br /&gt;if someone is rude,&lt;br /&gt;if someone is impatient,&lt;br /&gt;if someone is unkind ...&lt;br /&gt;I will not respond in a manner,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will ask GOD to bless my "enemy"&lt;br /&gt;If I come across someone&lt;br /&gt;who treats me harshly or unfairly,&lt;br /&gt;I will quietly ask GOD to bless that individual.&lt;br /&gt;I understand the "enemy" could be&lt;br /&gt;a family member, neighbor, co-worker or stranger ..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will be careful about what I say:&lt;br /&gt;I will carefully choose and guard&lt;br /&gt;my words being certain&lt;br /&gt;that I do not spread gossip.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will go to extra mile:&lt;br /&gt;I will find ways to help share&lt;br /&gt;the burden of aother person.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will forgive:&lt;br /&gt;I will forgive any hurts or&lt;br /&gt;injuries that come my way.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will do somehting nice for someone,&lt;br /&gt;but I will do it secretly:&lt;br /&gt;I will reach out anonymously and&lt;br /&gt;bless the life of another.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will treat others the way&lt;br /&gt;I wish to be treated:&lt;br /&gt;I will practice the golden rule,&lt;br /&gt;do unto others as I would&lt;br /&gt;have them do unto you with&lt;br /&gt;everyone I encounter.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will raise the spirits of someone&lt;br /&gt;who is discouraged:&lt;br /&gt;My smile, my words, my expression of support,&lt;br /&gt;can make the difference to someone&lt;br /&gt;who is wrestling with life.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will nurture my body:&lt;br /&gt;I will eat less; I will eat only healthy foods.&lt;br /&gt;I will thank GOD for my body.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;I will grow spiritually:&lt;br /&gt;I will spend a little more time in prayer today:&lt;br /&gt;I will begin reading something&lt;br /&gt;spiritual or inspirational today;&lt;br /&gt;I will find a quiet place&lt;br /&gt;( at some point during this day)&lt;br /&gt;and listen to GOD's voice.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TODAY ..&lt;br /&gt;I will help unlift someone's heart.&lt;br /&gt;I will smile with a friend.&lt;br /&gt;I will pass along a bit of sunshine.&lt;br /&gt;Happiness is meant to be shared !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/405463854961508481-824186860642394522?l=ricky-manik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ricky-manik.blogspot.com/feeds/824186860642394522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=405463854961508481&amp;postID=824186860642394522' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/824186860642394522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/405463854961508481/posts/default/824186860642394522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ricky-manik.blogspot.com/2008/05/today.html' title='Today'/><author><name>yayasanlangit</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06370650942872957511</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='19' src='http://bp0.blogger.com/_L3ZKGKa1bCo/R2c8fYdaarI/AAAAAAAAAAg/BMS_NpM23As/S220/15488609158963m.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
